TNI Mengaku Anggota Kopassus Pelaku Serangan di LP Cebongan

jumat, 05 April 2013 12:05


Korban penembakan di Lapas Sleman. (Foto: int)

108Jakarta.comTNI Angkatan Darat mengakui bahwa anggota pasukan elite Kopassus terlibat dalam penyerangan ke Lembaga Pemasyarakatan Cebongan di Yogyakarta tanggal 23 Maret lalu yang mengakibatkan tewasnya empat orang tahanan.

Dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (4/4/2013) Brigjen. Unggul K. Yudhoyono yang memimpin tim investigasi dengan tegas mengatakan keterlibatan tentara.

"Secara ksatria serangan 23 Maret 2013 yang terjadi pukul 00:15 WIB diakui dilakukan oleh oknum TNI Angkatan Darat, dalam hal ini anggota Kopassus group dua Kartasura, yang menyebabkan tewasnya empat 'preman'," kata Unggul.

Lebih lanjut disebutkan olehnya personil yang terlibat berjumlah 11 orang dengan enam pucuk senjata, sebagian besar jenis AK 47, dan mendatangi lokasi naik Toyota Avanza dan Suzuki AVP. Di antara mereka, "satu orang sebagai eksekutor," kata Unggul.

Sebelumnya TNI AD telah menunjuk sembilan perwira untuk melakukan investigasi penyerangan LP Cebongan. Tim ini dipimpin oleh Unggul, yang merupakan Wakil Komandan Pusat POM. Menurutnya, motif tindakan karena rasa korsa terhadap Kopasus, terutama setelah rekan mereka Serka Heru Santoso dibunuh secara keji dan sadis oleh preman. (han)


Berita Terkait
Sinergi BUMN Mengangkat Pariwisata Joglosemar
Pop! Hotel Denpasar Luncurkan “Transit Promo”
Plateno Perluas Jaringan 7Days Premium di Indonesia pada 2016
Buruh Bangunan Temukan 600 Kg Koin Romawi di Spanyol
Rupiah Melemah di Posisi Rp13.224 per Dolar AS