Donald Trump Sebut Penembakan di Champs Elysees Seperti Serangan Teroris

jumat, 21 April 2017 16:07


(ist)

108Jakarta.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan belasungkawa untuk korban penembakan di boulevard Champs Elysees, Paris, Prancis. Trump menyebut penembakan yang menewaskan satu polisi dan melukai 2 orang itu 'seperti' serangan teroris.


"Pertama, belasungkawa dari negara kami untuk rakyat Prancis," ucap Trump dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Italia Paolo Gentiloni yang sedang berkunjung ke AS, seperti dilansir AFP, Jumat (21/4/2017). 


"Lagi, hal ini terjadi, tampaknya. Ini terlihat seperti serangan teroris lainnya. Apa yang bisa Anda katakan? Ini tidak akan pernah berakhir. Kita harus kuat dan kita harus waspada dan saya telah mengatakannya sejak lama," imbuhnya.


Aksi penembakan ini terjadi pada Kamis (20/4) malam, sekitar pukul 21.00 waktu setempat. Pelaku yang mengendarai sebuah mobil, tiba-tiba berhenti di 102 Champs Elysees, tepatnya di depan sebuah mobil polisi. 


Dituturkan juru bicara Kementerian Dalam Negeri Prancis, Pierre Henry Brandet, seperti dilansir CNN, bahwa seorang pria keluar dari mobil itu dan melepas tembakan ke arah mobil polisi dengan senjata otomatis. 


Tembakan itu menewaskan satu polisi di lokasi kejadian. Pelaku kemudian melarikan diri dari lokasi, namun sambil tetap melepas tembakan. Dua polisi lainnya luka-luka akibat tembakan itu. 


Identitas polisi yang tewas belum dirilis ke publik. Hanya disebut usianya 30 tahun. Salah satu polisi yang luka-luka dilaporkan kini dalam kondisi kritis. Seorang turis wanita juga dilaporkan luka-luka dalam insiden ini. 


Penembakan ini belum secara resmi dinyatakan sebagai aksi terorisme. Namun Presiden Prancis Francois Hollande menyatakan, penyelidikan dilakukan oleh tim antiterorisme Prancis. 


Secara terpisah, kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini.


(CSR.id)

Berita Terkait
Mensos Khofifah Kenang Ustaz Ja'far yang Meninggal Saat Membaca Alquran
Melihat Penampakan Simpang Susun Semanggi yang Telah Tersambung 100%
Lebak Banten Diguncang Gempa 4,0 Skala Richter
Seorang ayah di Phuket, Thailand Bunuh Bayi 11 Bulan dan Disiarkan Via Facebook
BNN Ungkap Peredaran Sabu yang Dipasok dari Lapas

Please login for commentKomentar
Haries
Sering banget terjadi teror seperti ini ya, berarti harus lebih ketat dalam pengamanan di keramaian nich, karena bisa jadi teror lanjutan akan terjadi lagi
JawaLiar
Sudah dari namanya juga kelihatan terorisme, makanya perlu dibasmi ISIS nih
mongi
udah lah cari aja pelakunya sampai dapat dan hukum seberat mungkin
JgnLupaSignOut
menurut saya juga sih satu pikiran juga sama trump. kalo gitu harus bener bener sigap hadapi atau menyelesaikan maslah ini
Linda
memang teroris karena tujuannya agar terjadi kekacauan, itu makanya perlu pengamanan secara ketat.
ice
tuhkan jadi diserang smua sama orang2 yah trs jadi nambah musuh dong klo gini
iva
Pasti ada kaitannya dengan ISIS,,selama ini hanya isis yang bikin teror dan kacau
bengbeng
Gw rasa ini ada kaitanya dengan perlakuan donald trump yang arogan terhadap suriah beberapa waktu lalu
ticia
duh banyak banget sich teror dimana mana ngak bisa yach dkiit aja ngak ada kerusuhan dll nya
mama
Kalau bukan teroris siapa lagi coba ? ,orang gila sekarang sepertinya bangga melakukan kekerasan semacam itu
12