Geopolitik Kian Memanas, Wall Street Ditutup Melemah

Rabu, 12 April 2017 15:54


(ist)

108jakarta.com - Saham-saham di Wall Street berakhir sedikit lebih rendah pada Selasa, 11 April 2017, setelah Ketua Federal Reserve Amerika Serikat Janet Yellen mengatakan bahwa ekonomi "cukup sehat".


Indeks Dow Jones Industrial Average turun 6,72 poin atau 0,03 persen menjadi ditutup pada 20.651,03 poin.


Sementara itu indeks S&P 500 kehilangan 3,38 poin atau 0,14 persen menjadi berakhir di 2.353,78 poin dan indeks komposit Nasdaq turun 14,15 poin atau 0,24 persen menjadi 5.866,77 poin menurut warta Xinhua.


Reuters mewartakan penurunan harga saham-saham Amerika Serikat juga dipengaruhi oleh peningkatan risiko geopolitik yang membebani sentimen saat para investor bersiap untuk laporan-laporan pendapatan perusahaan Amerika Serikat.


Kekhawatiran mengenai meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Rusia, Suriah, dan Korea Utara membuat para investor bergeser ke emas dan aset-aset safe haven lain.


"Risiko geopolitik menjadi titik fokus sekarang," kata Quincy Krosby, ahli strategi pasar di Prudential Financial di Newark, New Jersey, yang dikutip Reuters.


Namun dia mengatakan bahwa laporan pendapatan perusahaan juga akan membawa pengaruh penting.


Sementara itu, ekuitas Eropa ditutup bervariasi pada Selasa, 11 April 2017, dengan Indeks acuan DAX-30 Jerman di Bursa Efek Frankfurt merosot 0,50 persen, sedangkan indeks acuan FTSE-100 Inggris bertambah 0,23 persen.


Di Asia, saham-saham Tokyo mengalami penurunan pada akhir perdagangan Selasa, 11 April 2017, karena apresiasi yen terhadap dolar AS menghambat pembelian, dengan indeks Nikkei-225 turun 0,27 persen menurut laporan Xinhua.


(ayb/int)


Berita Terkait
Artotel Indonesia menjadi Artotel Group
Aston Solo Hotel Hadirkan Sensasi Citarasa Gudeg di NasiGoreng
Gunung Agung Siaga, TNI Dirikan Posko Antisipasi
Gedung Sekolah Roboh, 21 Siswa Tertimpa Bangunan Saat Gempa Meksiko
Mengamati Kota Meikarta dari Sudut Pandang Orang Asing

Please login for commentKomentar
ata
hidup ini kan selalu berubah dan berwarna, ada turun ada naik ada bagus ada buruk tidak selamanya wallstreet itu hebat terus toh
lily
karena masalah suriah jadinya mempengaruhi perekonomian dunia mudah-mudahan bisa stabil kembali
runi
politik emang paling banyak mempengaruhi ekonomi suatu negara, kalau politiknya lagi buruk apalagi kebijakannya banyak yang kontroversi banget biasanya ekonominya juga mengikuti terlihat dari bursa efeknya yang naik turun
SatpamMeikarta
klo memang pengaruh dari peningkatan risiko geopolitik, harus nya ada antisipasi untuk tidak melemahkan wall street
emma
konflik di timur tengah sepertinya sangat berpengaruh terhadap perekonomian global
alya
harus segera diperbaiki agar bisa kembali seperti semua tidak memanas lagi
JawaLiar
kalau sudah kaya gitu, sibuk deh semuanya untuk menangani masalah ini, dari kemaren ngapain aja sampai memanas gitu
ticia
saham ngak ngerti dech puyeng ngikutin nya , yang penting ekonomi global klo bagus smua dampak positif untuk smua nya
LupaNyabut
cukup mengejutkan jika wallstreet bisa selemah itu, dan harus ditutup
komen
iya tutup ajah dulu dari pada terjadi hal yang tak di inginkan
12