KM Mutiara Sentosa Terbakar, Kemenhub Bakal Tingkatkan Keselamatan Pelayaran

Sabtu, 20 Mei 2017 11:19


(ist)

108Jakarta.com - Sejumlah korban terbakarnya Kapal Motor Mutiara Sentosa I telah berhasil diselamatkan. Direktur Jenderal Perhubungan Laut A Tonny Budiono prihatin atas masih terjadinya peristiwa kapal terbakar.


Tonny akan meningkatkan keselamatan pelayaran. Salah satunya dengan melakukan uji petik kelayakan kapal secara berkala menjelang lebaran 2017 mendatang.


"Berbagai upaya dalam peningkatan keselamatan pelayaran telah dilakukan seperti melakukan uji petik kelayakan kapal oleh tim marine inspector Ditjen Hubla yang dilakukan secara berkala terutama menjelang angkutan laut Lebaran yang telah dimulai dari tanggal 17 April s.d. 30 Juni 2017," kata Tonny, Sabtu (20/5/2017).


Tonny berharap, pihak penyelenggara transportasi laut, baik pihak regulator maupun pengguna jasa agar benar-benar melaksanakan faktor keselamatan. Kejadian terbakarnya KM Mutiara Sentosa I ini merupakan pencerminan bahwa pelaksanaan aturan keselamatan pelayaran belum sepenuhnya dilaksanakan.


"Kejadian terbakarnya kapal KM Mutiara Sentosa I tersebut menandakan belum sepenuhnya pelaksanaan aturan keselamatan pelayaran dijalankan dengan sungguh-sungguh. Kami selaku regulator telah mengeluarkan aturan-aturan keselamatan dan semestinya menjadi tanggung jawab bersama di dalam pelaksanaan dan penegakan aturan tersebut oleh operator maupun masyarakat pengguna jasa," tutur Tonny.


Meskipun demikian, saat ini penumpang KM Mutiara Sentosa I dengan rute rute pelayaran Surabaya-Balikpapan yang terbakar pada Jumat (19/5) pukul 16.00 WIB di perairan Masalembu, Jawa Timur telah berhasil dievakuasi dengan selamat. Dalam proses evakuasi, dikerahkan Kapal Patroli PLP, UPP Masalembo, kapal Basarnas dari Surabaya dan Lantamal V. Selain itu, MV Meratus Makassar yang berada sekitar 8 mil dari lokasi kejadian juga membantu evakuasi penumpang.


"Selain kapal-kapal tersebut, kapal KMP Dharma Kartika 9, kapal Tug Boat Asmarina 9 dan kapal Tongkang Asmarina 12 juga 8 kapal nelayan juga turut membantu evakuasi para penumpang KM Mutiara Sentosa I," ucapnya.


Tonny mengatakan, pagi ini Syahbandar Tanjung Perak Surabaya kembali berkoordinir dengan pihak terkait untuk melanjutkan proses evakuasi para penumpang kapal KM Mutiara Sentosa I. Selain itu, Kepala SAR Nasional wilayah Jawa Timur akan ke lokasi untuk memastikan jumlah korban yang selamat.


"Terkait dengan penyebab terbakarnya KM Mutiara Sentosa I, tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah berangkat menuju lokasi kejadian untuk melakukan investigasi awal penyebab terbakarnya KM Mutiara Sentosa I di perairan Masalembu, Jawa Timur," ujarnya.


Sedangkan Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, menyebut ada 3 korban meninggal akibat peristiwa tersebut. Namun Sutopo belum mengantongi identitas dari korban meninggal. 


(CSR.id)

Berita Terkait
Tiongkok Yakin Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Selesai Tepat Waktu
Presiden Jokowi Beri Selamat Indonesia Juara ASEAN Para Games 2017
Status Gunung Agung Naik Dari Siaga Jadi Awas
Badan Trasnportasi London Cabut Lisensi Uber Taksi
Tembok Perbatasan Turki-Suriah Ditargetkan Selesai Akhir September

Please login for commentKomentar
Maman
seing banget KM di indonesia terbakar dan tenggelam. apa mungkin kurangnya perawatan yang di lakukan untu KM di indonesia jadi sering bangeet ada insiden seperti ini. lebih baik di tingkatkan lagi deh agar para pengguna jasa juga merasa lebih aman dan nyaman dan tidak ketaku=tan untuk menggunakan transportasi umum
icikicikcrot
bener tuh memang perlu ditingkatkan selama ini banyak banget kapal yang tenggelam dan terbakar diperairan indonesia, kakaknya temen saya malah jadi korban tenggelemnya kapal..
ata
teringat tragedi kapal tampomas yg terbakar dulu jadinya, kasihan yg menjadi korban
ticia
harus dicek dari segala sisi dan juga supya ngak terjadi kecelakaan lagi dan menghindari ada nya korban berjatuhan
dowerr
apa ya keterkaitannya kebakaran kapal tersebut, yang menyebabkan banyak korban tewas
CaffeLatte
bisa bisanya kejadian kaya gini keulang lagi dengan kapal yang sama
sumaryani
seharusnya dari dulu di lakukan perbaikan mengenai kseselamapan para penumpang jangan udah terjadi kecelakaan baru di lakuakan perbaikan
Samuel
kadang kapal laut harus diperiksa ketat dimulai kelayakannya, atau apakah kapal itu mengangkut kelebihan muatan agar perjalanan penumpang aman dan nyaman
kopi
harus itu, dan kenapa tidak dari dulu keselamatan diutamakan agar pelayaran berjalan dengan lancar tidak akan terjadi seperti ini lagi
ice
dari kemarin omongannya gini terus, tapi ga terbukti2 deh nih , gimana ceritanya ??
12