Binus University Jadi Tuan Rumah Program Common Purpose Study Abroad

Senin, 19 Juni 2017 17:02


(ist)

108jakarta.com - Binus University  menjadi tuan rumah program Common Purpose Study Abroad dalam kemitraan dengan Harvard University, University of Chicago, and Georgetown University mulai dari tanggal 13 – 16 Juni 2017. 


Common Purpose Study Abroad adalah program yang menawarkan pengalaman kepemimpinan, membawasiswa keluar dari zona nyaman mereka dan memasuki kota baru untuk mengembangkan Kecerdasan Budaya mereka (CQ): kemampuan untuk melintasi batas dan berkembang dalam berbagai budaya. 


Program ini fokus pada topic pencapaian inklusivitas melalui pembentukan smart cities.


 Peserta terdiri dari 15 siswa terpilih dari Binus University   serta 15 siswa dari Harvard University Institute of Politics, University of Chicago Institute of Politics, and Georgetown University Baker Center for Leadership & Governance di McCourt  School  of Public Policy.


Selain itu, berbagai pembicara tamu antara lain Oswar Muadzin Mungkasa, Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Pemprov DKI Gufroni Sakaril, Ketua Perhimpunan Penyandang Cacat Indonesia, Veronica Colondam, Pendiri / CEO di Yayasan YCAB, Tendy Gunawan, Staf Program di Organisasi Perburuhan Internasional (ILO).


Melalui tema yang dipiliholeh program ini, berusaha untuk menjadi forum untuk membahas peluang dan tantangan di depan Jakarta karena kota ini menuju ke depan untuk menjadi kota yang cerdas  di Indonesia.


Pihak kampus juga menyoroti bahwa tren menuju kota cerdas juga bergerak sejalan dengan pergeseran global dimana 70 persen  populasi dunia akan tinggal di daerah perkotaan pada tahun 2050. Oleh karena itu, para peserta dan pembicara tamu didorong untuk mengeksplorasi berbagai metode di mana warganegara, kota, dan organisasi dapat bekerjasama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta mencapa istan dari kehidupan yang layak. (suh)
 


Berita Terkait
Akibat Terus Dibully,  Gadis 15 Tahun Ini Bunuh Diri
Waspadai Hujan Lebat di Wilayah Lampung 
Besok Lebaran, Penjual Kulit Ketupat di Pasar Indramayu Menjamur 
Pelabuhan Merak Mulai Kembali Normal
Bus Rosalia Indah Terjun ke Jurang, Empat Orang Tewas

Please login for commentKomentar
Samuel
Binus udah jadi trensetter kampus lain , semua ilmu cukup lengkap di Binus ditambah lagi kerjasama dengan kampus luar negeri
mongi
binus memang sangat meyakinkan banget untuk pendidikan banyak sekali pengalaman yang mereka raih
chacha
yakin tuh di 2050 apa masih sehat kalian semua. pikirannya kejauhan
sumaryani
binus memang selalu menampilkan acara yang bermutu untuk pengembangan mahasiswanya
ice
binus mengadakan banyak acara juga ya , jadinya kan banyak kegiatan yg bisa menarik orang juga
ferry
program yang bagus sekali apalagi dengan menggandeng universitas luar negeri seperti havard
Renny
kayanya bagus ya pendidikan di binus itu, sayangnya mahal banget pendidikan disana dari mulai tk sampai perguruan tinginya. -r-
pakaihatidong
Universitas bonus memang merupakan perguruan tinggi yg pas untuk perkembangan dalam hal segala study..keren
novel
Keren juga ini universitas bisa ngadain seminar yg pesertanya kebanyakan dari luar negeri semua