Pertamina Segera Terapkan BBM Satu Harga di 25 Lokasi

Senin, 17 Juli 2017 10:42


(ist)

108jakarta.com - PT Pertamina (Persero) segera merealisasikan program BBM Satu Harga di 25 titik, menyusul akan beroperasinya kembali lembaga penyalur pendukung di empat lokasi pada Juli ini.

 
Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito menyatakan hingga akhir Juni lalu realisasi pengoperasian lembaga penyalur BBM Satu Harga di seluruh Indonesia telah mencapai 21 titik di daerah-daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Jumlah tersebut terdiri dari delapan titik yang merupakan bagian program Papua Satu Harga, satu titik di Krayan, Kalimantan Utara, serta 12 titik dari 54 titik yang menjadi target pelaksanaan program Indonesia Satu Harga tahun ini.
 

Dia mengatakan, bulan ini, Pertamina bersama mitra akan mengoperasikan empat lagi lembaga penyalur BBM Satu Harga. Keempat titik tersebut meliputi Halmahera Selatan, Maluku Utara, Pulau Kabaruan, dan Pulau Karakelang, di Sulawesi Utara, dan Seram Bagian Barat, Maluku.
 

“Program BBM Satu Harga yang dicanangkan pemerintah terus kami dukung dan laksanakan termasuk pengoperasian empat titik baru pada bulan ini. Dengan beroperasinya lembaga penyalur di empat titik ini diharapkan dapat mendorong perekonomian masyarakat setempat karena selama ini BBM dibeli dari pengecer antara Rp15.000 hingga Rp25.000 per liter menjadi hanya Rp6450 per liter untuk Premium dan Rp5150 per liter untuk Solar,” terang Adiatma.

 
Adiatma mengungkapkan proses pemetaan hingga terealisasinya BBM Satu Harga di suatu wilayah memerlukan waktu karena setelah lokasi ditetapkan, Pertamina perlu melakukan survey transportasi BBM, menggandeng investor lokal, pembangunan inftrastruktur hingga akhirnya lembaga penyalur berupa APMS (Agen Premium Minyak dan Solar) di wilayah yang menjadi sasaran BBM Satu Harga beroperasi.
 

Sebagaimana roadmap BBM Satu Harga, pemerintah menargetkan pengoperasian 150 lembaga penyalur hingga 2019, masing-masing 54 titik pada 2017, 50 titik 2018, dan 46 titik pada tahun 2019. Estimasi penyaluran BBM di daerah-daerah target program BBM Satu Harga akan mencapai sekitar 215 ribu KL pada 2017 dan menjadi 580 ribu KL pada 2019. 


(ayb/int)


Berita Terkait
Tiongkok Yakin Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Selesai Tepat Waktu
Presiden Jokowi Beri Selamat Indonesia Juara ASEAN Para Games 2017
Status Gunung Agung Naik Dari Siaga Jadi Awas
Badan Trasnportasi London Cabut Lisensi Uber Taksi
Tembok Perbatasan Turki-Suriah Ditargetkan Selesai Akhir September

Please login for commentKomentar
emma
mudah2an aja bisa terealisasi secepatnya, jadi daerah2 yang harga bbm nya tinggi, dapat merasakan harga yang sama dengan daerah lainnya yang lebih murah
ice
apa di jakarta termasuk lokasi yg dimaksud??
suiyong
biar semua daerah bisa sama harganya tanpa harus dibeda-bedakan sama lain daerah.
ticia
harusnya satu harga di seluruh indonesia ini, jangan hanya di 25 lokasi saja, harga menjadi satu, warga pun pasti sangat akan terbantu akan hal ini
SayaFerdiEntong
intinya sih jangan mahal mahal dan jangan naik harganya karna yang ada bakalan di demo
bengbeng
Serius nih murah amat yah, apa ini efek harga minyak mentah dunia yang turun dan stoknya banyak,mudah mudahan wilayah jawa tengah termasuk dari ke 25 wilayah itu
alya
bener tuh memang harus dipatok sama harganya jangan beda-beda kasihan warganya
pakaihatidong
itu harus dong untuk mendapatkan penyesuaian yang pastinya itu sangat di harapkan banyak pihak.
Maman
bukannya memang seharusnya satu harga ya kenapa harus di bedakan kan sudah jelas yang di pakai itu sama jenis bahan bakarnya. atau mungkin di hitung dari jarak produksinya
Haries
Jika sudah begini tidak ada perbedaan harga lagi antara bbm di kota manapun, jadi akan lebih merata
12