Bantuan dari Indonesia untuk pengungsi Rohingya Diserahkan Melalui Pemerintah Bangladesh

Kamis, 14 September 2017 11:06


(ist)

108Jakarta.com - Bantuan dari Indonesia untuk pengungsi Rohingya akan disalurkan melalui pemerintah Bangladesh. Pesawat yang membawa bantuan akan terbang dari Aceh ke Bangladesh dalam dua gelombang.


"Kita sudah lakukan koordinasi semuanya. Tim pendahulu juga sudah dikirim ke sana (Bangladesh)," kata Direktur Tanggap Darurat BNPB Junjungan Tambunan kepada wartawan di Lanud Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh, Rabu (13/9/2017).


Pesawat Hercules milik TNI AU yang membawa bantuan akan lepas landas dari Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh pada Kamis (14/9). Perjalanan ke Bandara Chittagong diperkirakan butuh waktu sekitar 4 jam. 


Sesampai di sana, bantuan dibongkar dari pesawat dan kemudian diserahkan ke Kedutaan Besar Indonesia di Bangladesh. Setelah itu, pihak Kedutaan menyerahkannya kepada pemerintah Bangladesh. Distribusi bantuan kepada para pengungsi nantinya akan dilakukan pemerintah Bangladesh.


Bantuan yang diserahkan pemerintah Indonesia ini antara lain shelter untuk penampungan, beras, serta kelengkapan lainnya, termasuk makanan siap saji, family kit, sandang, dan selimut. Bantuan tahap pertama ini disalurkan sebagai tindak lanjut atas kunjungan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi ke Bangladesh beberapa waktu lalu. 


"Yang kita bantu ini kebutuhan dasar yang sifatnya sangat mendesak. Bantuan inilah yang kita geser," jelas Junjungan. 


Pihak Kedutaan Besar Indonesia di Bangladesh akan mengawasi penyaluran bantuan sehingga penerimanya tepat sasaran. 


"Kedutaan yang akan memonitor apakah ini sesuai peruntukan dan harapan kita, termasuk pengungsi. Ini akan termonitor oleh kita sekalian," ungkap Junjungan. 


Pesawat yang mengangkut bantuan ke Bangladesh berjumlah empat unit. Namun pesawat itu terbang dalam dua gelombang, yaitu masing-masing dua pesawat. Hal ini dilakukan karena bandara tujuan hanya mampu menampung beberapa pesawat.


"Gelombang pertama insyaallah, kalau tidak ada aral melintang dan cuaca bagus, kita rencana start engine pukul 05.45 WIB. Dan pukul 06.00 WIB sudah take off," kata Dansatgas Civic Mission Indonesia Marsma TNI Nanang Santoso. 


(CSR.id)

Berita Terkait
344 Warga yang Diisolasi KKB Berhasil di Evakuasi
Presiden Jokowi: Saya Minta Pak Setya Novanto Ikuti Proses Hukum
Batu Akik Ini Ternyata Masih Diburu Kolektor
Setya Novanto Dipindah dari Permata Hijau ke RSCM
Presiden Jokowi Hadiri Munas KAHMI di Medan

Please login for commentKomentar
pakaihatidong
yang musti ke bangladesh lah ,karena untuk pengungsinya itu ada di wilayah bangladesh.myanmar memang sungguh terlalu untuk kemanusian tidak di hiraukan.
lily
sebagai sesama manusia kita harus saling tolong menolong semoga mereka bisa hidup lebih baik lagi
ticia
Yang penting bisa di salurkan dengan baik dan benar, jangan sampai bantuan ini di gunakan tidak dengan benar, akan sangat di sayangkan sekali
mama
Kalau pengungsinya banyak ke Bangladesh ya mau enggak mau memang harus disalurkan kesana
bengbeng
Kenapa di kasihnya ke pemerintah Bangladesh yah emang pemerintah Myanmar tidak bisa menerima bantuan dari Indonesia tersebut,nanti kalau bantuan itu engga amanah gimana
AhbiiJakaPoleng
Sungguh baik nya Indonesia . Semoga aja bermanfaat dan tentu nya sampai kepada yang membutuhkan
Renny
mudah bisa dibagikan ke orang yang membutuhkan dan bisa meringankan sedikit kecemasan mereka.
novel
Bantuan itu sebagai bukti konkret bahwa negara kita benar2 peduli akan tragedi kemanusiaan ini dan hendaknya benar bisa di salurkan dgn tepat sasaran
kliwon
harapannya saja bisa membantu dengan adanya bantuan tersebut, buat pengungsi rohingya disana
Marsim
allhmduliah bantuanya sudah sapai banglades semoga cepat di salurkan dan karena para korban sangat membutuhkan bantuan ini
12