Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Meksiko Menjadi 90

Senin, 11 September 2017 9:00


(ist)

108Jakarta.com - Jumlah korban jiwa akibat gempa bumi dengan kekuatan 8,2 pada Skala Richter di Meksiko pada Kamis (7/9) telah naik jadi 90, demikian konfirmasi pemerintah pada Ahad (10/9).


Selama pertemuan penilaian, Gubernur Negara Bagian Oaxaca Aljandro Murat mengonfirmasi 71 orang meninggal di Negara Bagian Oaxaca, Meksiko Utara, tempat dampak paling buruk dirasakan. Ahad siang, Murat mengunjungi Wilayah Ishtmus di Tehuantepec, yang menghubungkan Meksiko dengan Amerika Tengah dan yang mengalami kerusakan paling parah.


Ia mengatakan kepada wartawan operasi pencarian dan pertolongan di negara bagian tersebut akan berlanjut sampai tak ada lagi laporan mengenai orang hilang. Sebanyak 15 orang lagi tewas di Negara Bagian Chiapas, yang bertetangga, dan empat orang lagi meninggal di Tabasco, kata Kepala Pertahanan Sipil Meksiko Luis Felipe pada Sabtu.


Lebih dari 800 ribu orang telah kehilangan tempat tinggal setelah rumah sebagian atau seluruh mereka hancur. Sebanyak 324 gedung sekolah telah mengalami kerusakan bangunan, termasuk 42 gedung yang rusak total.


Kepala Unit Perlindungan Sipil Oaxaca Armando Bohorquez, sebagaimana dilaporkan Xinhua, mengatakan enam orang masih belum ditemukan. Termasuk empat orang yang dilaporkan menginap di satu hotel yang ambruk di Kota Kecil Matias Romero.


Bohorquez meminta Pemerintah Federal mengumumkan 282 kota kecil sebagai daerah bencana alam untuk memfasilitasi upaya pertolongan. Gempa kuat mengguncang pantai Meksiko Selatan pada Kamis larut malam, dengan pusat gempa 96 kilometer di sebelah barat-daya Kota Kecil Pijijiapan di Negara Bagian Chiapas, dengan kedalaman 33 kilometer.


Gelombang seismik menggoyang gedung sampai Mexico City, tempat peringatan gempa di seluruh kota keluarkan, sehingga membangunkan warga dan membuat mereka berlarian ke jalan beberapa menit sebelum tengah malam. Gempa bumi itu berdampak pada sedikitnya 50 juta orang di 12 negara bagian. Kota yang paling parah diguncang gempa ialah Juchitan di Oaxaca, tempat tak kurang dari 36 mayat dikeluarkan dari reruntuhan. Oaxaca adalah satu dari tiga negara bagian di dekat pusat gempa di lepas pantai.


Menurut Pemerintah Meksiko, itu adalah gempa bumi paling kuat yang telah dialami negeri tersebut dalam 100 tahun terakhir.


(CSR.id)

Berita Terkait
344 Warga yang Diisolasi KKB Berhasil di Evakuasi
Presiden Jokowi: Saya Minta Pak Setya Novanto Ikuti Proses Hukum
Batu Akik Ini Ternyata Masih Diburu Kolektor
Setya Novanto Dipindah dari Permata Hijau ke RSCM
Presiden Jokowi Hadiri Munas KAHMI di Medan

Please login for commentKomentar
ticia
Banyak juga korban yang tewas, gempa segitu besar pasti akan mengakibatkan kerusakan yang berat, gempa begini yang sangat di khawatirkan
suiyong
orang telah kehilangan tempat tinggal setelah rumah sebagian atau seluruh mereka hancur,gedung sekolah telah mengalami kerusakan parah .
bengbeng
Wajar saja kalau banyak yang menjadi korban dalam peristiwa gempa yang terjadi di di Meksiko ini,kekuatan gempa nya saja lumayan besar kemungkinan jumlah korban akan bertambah kayanya
alya
banyak sekali korban yang tewas akibat gempa, mudah-mudahan saja tidak ada gempa susulan
emma
ternyata di daerah lainnya yang mengalami kerusakan paling berat, malah banyaknya korban jiwa
kliwon
cukup gede juga nih kekuatan gempanya, mudah mudahan saja tidak terjadi gempa susulan lagi
Haries
Jumlah 90 itu belum termasuk yang belum di temukan, pasti akan bertambah lagi mengingat banyak bangunan yang roboh
novel
Perkiraan itu korban akan bertambah terus karna banyak gedung2 yg roboh dan kemungkinan ada korban di situ