Kurs Rupiah Ditutup Menguat 26 Poin di Rp13.504/USD

Kamis, 12 Oktober 2017 17:58


(ist)

108jakarta.com - Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis (12/10/2017) ditutup menguat di pasar spot. Indeks Bloomberg mencatat rupiah hari ini berakhir menguat 26 poin atau 0,19% ke level Rp13.504 per USD, dibanding penutupan kemarin di Rp13.530 per USD.


Pagi tadi, mata uang NKRI dibuka menguat 17 poin atau 0,13% ke posisi Rp13.513 per USD. Hari ini, rupiah diperdagangkan dengan kisaran Rp13.487-Rp13.535 per USD.


Senada dengan itu, rupiah juga ditutup perkasa di data Yahoo Finance dengan naik 7 poin atau 0,05% ke Rp13.504 per USD, dimana sebelumnya berada di Rp13.511 per USD.


Awal perdagangan, mata uang Garuda dibuka melemah 2 poin  atau 0,01% ke level Rp13.513 per USD. Kamis ini, rupiah diperdagangkan di range Rp13.488-Rp13.525 per USD.


Data yang bersumber dari Limas, rupiah pada petang ini pulang di level Rp13.505 per USD, terapresiasi 9 poin dari pembukaan pagi di level Rp13.514 per USD.


Penguatan rupiah seiring dengan berototnya mayoritas mata uang Asia, dimana kenaikan signifikan terjadi pada baht Thailand yang naik 0,24% dan juga yen Jepang yang menguat 0,17% menjadi 112,28 yen.


Mengutip Reuters, USD turun ke level terendah sejak 26 September 2017 karena investor khawatir terhadap prospek data inflasi di seluruh negara bagian Amerika Serikat. Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang saingan utama, turun menjadi 92,852. 


"Sepekan ini dolar terombang-ambing antara ketegangan dengan Korea Utara sampai dengan menjelang Komite Pasar Terbuka The Fed soal data inflasi yang terus menerus melemah," ujar Kathy Lien, direktur strategi mata uang di BK Asset Management.


Lemahnya USD juga sebagian disebabkan euro yang menguat, imbas pemerintah Spanyol dan otoritas Catalan yang mau menahan diri soal pengumuman deklarasi kemerdekaan. Euro diperdagangkan pada USD1,1861 EUR, merupakan level tertinggi dalam dua pekan.


(ayb/int)


Berita Terkait
Jelang Akhir Tahun, Pegawai PT KAI Dilarang Cuti
BNPB: Dua Orang Tewas dan Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Jawa
BMKG: Gempa Jabar Karena Tumbukan Lempeng Indo Australia-Eurasia
Jokowi Masih Rahasiakan Lokasi Bandara Sukabumi
Indonesia Raih 2 Emas dan 3 Perak di Olimpiade Sains IJSO

Please login for commentKomentar
Arif
Berharap dolar terus melemah,biar rupiah terus menguat
lily
perubahan nilai mata uang sangat drastis naik turunnya syukurlah rupiah tetap menguat
ticia
masih tetap aja di atas 13,500 per us dollar, kapan bisa turun lagi? gak akan mungkin bisa turun di bawa 13.000 per us dollar lagi ini mata uang
pakaihatidong
rupiah menguat pastinya untuk pasaran bisnis cukup mempengaruhi juga nih,
KaroKalemCuy
Syukurlah kalau kurs rupiah kembali menguat, ini kesempatan yang sangat bagus. Karena negara yang menggunakan mata uang USD sedang dalam masalah sehingga ekonomi negara tersebut sedang tidak stabil.
hendra
semakin naik semakin mahal mata uangnya saat tukar di setiap tahun, mungkin pertumbuhan pokoknya semakin mahal di AS karena tukarnya mencapai 26 poin,
Samuel
yang penting menguat walaupun kecil, daripada ga sama sekali, tapi memang Indonesia harus berusaha agar bisa menguat terus rupiahnya
YankeeOH
salut guah rupiah rupanya bisa naik sederastis itu kalo kaya giterus pastinya jadi kerentuh indonesia memiliki pringkat no satu
Gunawan
syukur lah kalau mata uang menguat bisa bikin ekonomi indonesia jadi membaik
youcanseeme
rupiah menguat berarti perekonomian indonesia membaik nih ...
12