4 Paus Hijau yang Terdampar di Aceh Mati

Selasa, 14 November 2017 15:19


(ist)

108Jakarta.com - Empat dari sembilan ekor Sperm Whale (paus hijau) atau sering juga disebut paus sperma yang terdampar di pantai Durung, Gampung Durung, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar ditemukan sudah mati. Sedangkan lima ekor lainnya berhasil dievakuasi ke tengah laut oleh petugas gabungan sejak tadi malam.


Sampai tadi malam petugas gabungan SAR, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh terus bekerja untuk mengevakuasi. Hanya lima ekor yang berhasil diselamatkan ke habitatnya, sedangkan 4 ekor kemudian ditemukan sudah mati.


Pantauan merdeka.com, keempat paus tersebut paginya sudah terpisah, dua paus tetap berada pada posisi semula, sedangkan dua paus terpisah sekitar 500 meter ke kiri dan kanan. Hingga sekarang keempat paus tersebut belum dikuburkan, masih berada di pinggir pantai.


"Sejak tadi malam dari TNI al Armabar, mereka bantu KRI Siemelue untuk evakuasi dari tadi malam sampai pukul 21.00 WIB," kata Kepala BKSDA Aceh, Selasa (14/11).


Petugas sejak kemarin ditemukan terus berjibaku menyelamatkan satwa dilindungi ini. Bahkan mereka bekerja hingga larut malam dan berhasil dievakuasi sebanyak 5 ekor. "Yang berhasil didorong ke laut 5 ekor," jelasnya.


Sebelumnya Kepala Bidang Kelautan dan Perairan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, Nurmahdi menjelaskan, ada banyak kemungkinan penyebab terdamparnya ikan paus tersebut. Ikan tersebut, terdampar saat sedang berimigrasi dari Samudera Hinda ke Samudera pasifik, karena kondisi bumi sedang terjadi pergantian musim.


Dia menambahkan, saat sedang melintasi Selat Malaka, kemungkinan ada satu ekor di antaranya sakit. Kehidupan ikan paus selalu berkelompok dan bila ada satu yang berbelok, maka semua akan mengikutinya.


"Jadi kemungkinan ada yang sakit, hidup paus itu kalau ada satu berbelok lainnya juga ikut berbelok," kata Nurmahdi.


Menurutnya, ada banyak kemungkinan-kemungkinan lainnya mengapa ikan paus tersebut terdampar. Bisa jadi ikan paus tersebut sedang mengejar ikan-ikan kecil yang berada di dekat pantai hingga terdampar ke pinggir pantai.


Gangguan lain juga bisa terjadi seperti ikan paus tersebut sedang berada di perairan dangkal, sehingga ada gangguan suara dalam air. Akibatnya bisa merusak sistem navigasi ikan paus yang sedang berimigrasi tersebut, hingga tersesat ke bibir pantai. 


(CSR.id)

Berita Terkait
344 Warga yang Diisolasi KKB Berhasil di Evakuasi
Presiden Jokowi: Saya Minta Pak Setya Novanto Ikuti Proses Hukum
Batu Akik Ini Ternyata Masih Diburu Kolektor
Setya Novanto Dipindah dari Permata Hijau ke RSCM
Presiden Jokowi Hadiri Munas KAHMI di Medan

Please login for commentKomentar
ticia
hanya di biarkan begitu saja pasti akan mati lah ikan ini, tidak ada tindakan yang bisa menyelamatkan paus ini
Haries
Kebannyakan hewan yang terdampar tidak selamat, mungkin karena terlalu dangkal kali ya
Renny
gede2 banget tuh paus bisa meninggal disana, ada apa ya gerangan -r-
CaffeLatte
akhir akhir ini sudah sekita 2 minggu kurang lah sering banget terjadi fenoma matinya paus paus yah
UmanG
sayang sekali yah 4 ikan paus hijau mati akibat kondisi bumi sedang pergantian musim
Ibnu
kenapa ya kok bisa mati gitu? apa mungkin terdampar ke laut yang dangkal dan gak bisa ketengah lagi
ice
apa karena di laut nya udah banyak kena limbah kali tuh, sampai merusak ekosistem di laut, ga mungkin klo ga ada limbah, paus bisa mati begitu
kakektogel
BONUS 100% DEPOSIT BONUS DEPOSIT 20% TOGEL hanya di www.Kakektogel.com
YankeeOH
waduh kasian juga tuh ikannya padahal sepesiesnya kan tinggal sedikit eh malah tambah berkurang nih jadinya karna ada yg mati lagi
bengbeng
sayang banget yah bisa sampai terdampar dan mati begitu,mungkin karena terlalu dangkal dan engga bisa ketengah lagi
12