Palestina Kecam Pembangunan Permukiman Baru Israel

jumat, 12 Januari 2018 10:39


(ist)

108Jakarta.com - Israel menyetujui izin pembangunan 1.122 unit permukiman baru di seluruh Tepi Barat, pada Selasa (9/1). LSM Israel Peace Now mengatakan, negara tersebut juga telah mengumumkan tender untuk 651 unit rumah baru.


Direktur Urusan Luar Negeri Peace Now, Brian Reeves mengatakan pemerintah Israel berusaha menghancurkan kemungkinan solusi dua negara dan prospek perdamaian dengan membangun lebih banyak lagi rumah di permukiman.

 
"Agenda ini bertentangan dengan kepentingan nasional Israel, juga kepentingan setiap orang yang mencari masa depan yang damai di wilayah ini," ujar Reeves.

 
Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah pada Kamis (11/1) mengecam kegiatan pembangunan permukiman Israel yang masih terus berlanjut. Dia meminta masyarakat internasional, terutama Uni Eropa, untuk mengambil langkah-langkah aktif untuk mengakui Palestina sebagai sebuah negara.

 
Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengatakan dia telah memerintahkan kemungkinan melegalkan Havat Gilad. Ia berupaya menjadikan Havat Gilad sebagai sebuah permukiman di antara permukiman lainnya di Tepi Barat.

 
Puluhan keluarga tinggal di Havat Gilad yang didirikan pada 2002, namun tidak ada rumah yang memiliki izin. Banyak bangunan yang telah dirubuhkan oleh Israel hanya untuk dibangun kembali.
 

"Keputusan Presiden (Donald) Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel tidak hanya mendiskualifikasi AS tidak kembali memainkan peran konstruktif dalam proses perdamaian, namun juga memberikan kesempatan dan lampu hijau kepada pemerintah Israel mempercepat rencananya mencabut hak rakyat Palestina," kata juru runding Palestina, Saeb Erekat, dikutip Arab News.

 
Sementara anggota komite pelaksana Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Hanan Ashrawi, mengatakan Israel telah menyegel nasib Tepi Barat dan negara Palestina secara sepihak. Sementara dunia nampaknya masih tak berdaya. "Kesombongan dan impunitas Israel memang memalukan," ungkapnya.


(CSR.id)

Berita Terkait
Asyik, Turis Indonesia Kini Bebas Visa 30 Hari ke India

Please login for commentKomentar
Jaebum
Israel memang tidak ada takutnya mentang mentagn di dukung oleh Amerika serikat jadi bertindak seenak diri nya saja
justdoit
Israel makin parah ya , kasihan palestina
Cobra
semakin aneh aja nih israel, gini nih yang mula mula negara israel terbentuk membuat pemukimam di negeri orang
Dzulfikar
israel makin berulah, gagal mindahin ibu kota israel malah bikin pemukiman baru yg makin mempersemit wilayah palestina
ice
harusnya kalau mau ada pemukiman baru bisa dilaporkan dl yah ke pihak berwajib yg ada disana