Siloam Resmikan Rumah Sakit ke-32 di Lubuklinggau Sumatera Selatan

Kamis, 11 Januari 2018 17:47


(ist)

108jakarta.com - PT Siloam International Hospital Tbk resmi membuka Rumah Sakit Siloam Silampari di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Taba Jemekah, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (11/1/2017). Pembukaan tersebut memperluas jangkauan untuk melayani lebih banyak pasien di wilayah barat Indonesia, khususnya di Sumsel. 


Siloam Silampari merupakan Rumah Sakit Siloam ke-5 di Sumatera dan ke-2 di Sumsel. Selain Lubuklinggau, Siloam sudah hadir di empat kota lain di Sumatera, yakni Medan, Jambi, Bangka, dan Palembang. ”RS Siloam Silampari merupakan rumah sakit yang ke-32 di Indonesia,” kata CEO-Director Siloam Hospitals Group, Caroline Riyadi, Kamis (11/1/2018).


Siloam Silampari dibangun lima lantai di atas lahan seluas 21.036 meter persegi dan bangunan 8.250 meter persegi. Rumah sakit ini siap melayani 216.000 warga di Kota Lubuklinggau dan 3 juta orang yang tinggal di wilayah sekitarnya.


Caroline menjelaskan, Siloam Silampari siap mengoperasikan 155 tempat tidur dari total kapasitas 175 tempat tidur. Dalam waktu dekat, Siloam Silampari juga akan melayani pasien BPJS Kesehatan. ”Ke depan Siloam Silampari akan melayani warga yang menggunakan BPJS,” ujarnya.


Saat ini Siloam Silampari didukung 139 tenaga kesehatan, terdiri dari 21 dokter spesialis, 8 dokter umum, 52 orang bidan dan perawat serta tenaga profesional lainnya. Seperti Siloam lainnya, Siloam Salampari dilengkapi teknologi kedokteran canggih. Misalnya, CT Scan 64 slices, radiologi, dan laboratorium dengan peralatan pendukungnya. 


Dengan teknologi kesehatan canggih tersebut maka ada diagnosis terbaik yang memungkinkan dokter menganalisis pasien dengan lebih akurat. ”Kami menjadikan perawatan kesehatan modern terjangkau dan mudah diakses oleh masyarakat dan itu merupakan dasar rencana ekspansi kami,” ungkapnya. 


Rencananya tahun ini Siloam Hospital akan meresmikan 18 rumah sakit lainya yang tersebar di Indonesia dengan target 100 rumah sakit hingga 2020.


CEO Lippo Group, James Riyadi mengatakan, Lippo Group bergerak di berbagai sektor. Mulai dari perumahan, mal, hingga pembangunan kota baru.”Tidak ada kegiatan suka cita yang mendalam daripada membuka rumah sakit dan sekolah,” katanya.


Menurutnya, pembangunan rumah sakit di Lubuklinggau dianggapnya sebagai suatu panggilan. Masih banyak kota-kota lainnya di Indonesia yang lebih besar dari Lubuklinggau dan sampai saat ini belum didatangi.”Tidak hanya kegiatan ekonomis, tapi ini sungguh aspirasi kami melayani,” tuturnya.


James menyadari, diawal beroperasinya RS Siloam Silampari, pasti banyak kekurangan. Karena itu, dia mengharapkan kritikan dan masukan untuk kemajuan. Kehadiran Siloam ini diharapkan bisa membuat masyarakat Lubuklinggau bisa lebih mandiri dalam hal pelayanan kesehatan.
 

Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin mengatakan, peresmian rumah sakit terasa berbeda dengan meresmikan fasilitas kota lainnya. Apalagi rumah sakit yang berstandar internasional. Keberadaan Siloam Silampari diharapkan dapat mengangkat Lubuklinggau ke kelas yang lebih tinggi lagi.

 
”Sudah saatnya kita miliki rumah sakit standar internasional. Maka seperti kata Pak James tadi, mengapa Lubuklinggau dipilih jadi salah satu lokasi fasilitas RS Siloam, sedangkan kota lain ada yang lebih besar baik di Sumatera atau Jawa, itu yang Beliau katakana tadi panggilan,” katanya.

 
Alex berharap, kehadiran RS Siloam Silampari ini tidak dianggap sebagai saingan oleh rumah sakit lainnya. Kehadiran RS Siloam Silampari hendaknya jadi mitra bersama dalam memberikan pelayanan kesehatan di Lubuklinggau.”Bukan hanya di sini, wilayah lainya bisa terlayani,” harapnya.
 

Sekda Kota Lubuklinggau, Rahman Sani meyakini, kehadiran Siloam Silampari dapat memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat, ditunjang dengan fasilitas dan sumber daya yang ada. ”Selain pelayanan, warga di sini bisa diperdayakan tenaga potensial di kesehatan,” ujarnya.


(ayb/int)


Berita Terkait
Pelatihan Keterampilan Otomotif dan Kelistrikan di Kecamatan Klapanunggal
Bus Penumpang Terbakar Hebat, 52 Orang Tewas
Presiden Trump Tak Akan Pindahkan Kedubes AS ke Yerusalem Tahun Ini
Penerbangan Internasional AirAsia Pindah ke Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta
Rekrutmen Volunteer untuk Asian Games 2018 Kembali Dibuka

Please login for commentKomentar
Taufik
alhamdulilah, dengan adanya rumah sakit lagi, pasti tidak ada pasien yang terlantar lagi, saya melakukan perwatan medis
kamisPahing
harapannya sih di tambah lagi untuk daerah yang jauh dari rumah sakit
Akhsinhandsome
berharap targetnya tercapai hingga 100 pembangunan rumah sakit hingga 2020
ice
udah banyak juga nih cabang siloam hospital, dan kira-kira bakalan terus nambah atau gimana yah ntar nya??
bengbeng
berarti untuk kedepanya masih akan terus di lakukan pembangunan rumah sakit di berbagai daerah dong,itu baru sekitar 30an masih ada sisa sekitar 70 rumah sakit lagi kalau target pembangunanya 100 rumah sakit. lumayan lama juga pasti
MITRA
war biasa,, semoga bisa menjajah daerah terpencil agar kesehatan Indonesia merata, terutama daerah kepulauan bahkan pulau terluar yang berpenghuni(ex - enggano island Bengkulu Utara). good jobs.
Dzulfikar
kalo bisa sampai ke pulau terpencil dong supaya kesehatan di indonesia merata