Jalur Tegal-Brebes Kebanjiran, 4 Jadwal KA Terlambat Berangkat

Selasa, 13 Februari 2018 10:24


(ist)

108Jakarta.com - Perjalanan sejumlah kereta api dari Jakarta menuju wilayah PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) Daerah Operasional 7 Madiun kembali terhambat banjir. Jika sebelumnya akibat banjir di Semarang, kali ini karena KM 155+4/9  jalur Brebes - Tegal, Jawa Tengah terendam luapan air.  


“Empat kereta terlambat datang ke Stasiun Madiun,’’ kata Manajer Humas PT KAI Daop VII Madiun Supriyanto, Selasa pagi, 13 Februari 2018.


Menurut dia, kereta itu adalah Bangunkarta relasi Gambir-Semarang-Madiun-Surabaya. Kereta kelas eksekutif ini mengalami keterlambatan selama 126 menit. Seharusnya kedatangannya di Stasiun Madiun pukul 01.04 namun molor hingga pukul 03.10.


Kereta lain yang mengalami hal serupa adalah Matarmaja relasi Jakarta-Semarang-Madiun-Malang. Sesuai jadwal, kereta ini tiba di Stasiun Madiun pada pukul 02.52 namun molor hingga pukul 04.36 atau terlambat 109 menit. “Ada dua kereta lagi yang sampai sekarang belum datang,’’ ujar Supriyanto.


Kereta lain yang terlambat adalah Brantas relasi Jakarta-Semarang-Madiun-Blitar. Sesuai jadwal, kereta kelas ekonomi ini seharusnya tiba di Stasiun Madiun pada pukul 04.50. Namun, hinga pukul 07.00 tak kunjung datang akibat banjir. “Diperkirakan tiba pada pukul 08.30 atau terlambat 218 menit,’’ ucap Supriyanto.


Kereta keempat yang telat adalah Majapahit relasi Jakarta-Semarang-Madiun Malang. Seharusnya, kereta ini tiba di Stasiun Madiun pada pukul 05.19. Supriyanto memperkirakan kedatangan kereta kelas ekonomi ini pada pukul 08.30 atau terlamat 201 menit.


Supriyanto menjelaskan, hambatan perjalanan kereta ini akibat jalur di wilayah Brebes tergenang lima luapan air dengan panjang 200 meter. Adapun kedalamannya mencapai 1 meter. Akibatnya, batu pada landasan rel terbawa derasnya air yang meluap dari kali Gangsa.


Karena itu, Supriyanto menjelaskan, PT KAI sempat mengalihkan jalur kereta dari Cirebon Prujakan ke arah selatan via Ciledug hingga Prupuk. Kemudian, lewat Slawi, Tegal dan masuk ke lintas utara kembali. Hingga pukul 21.30 tadi malam, jalur sudah dapat dilalui namun kecepatan hanya 20 kilometer per jam.


“PT KAI tetap mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api dan melakukan langkah-langkah untuk segera menormalisasi perjalanan KA, dan Kami mohon maaf atas keterlambatan perjalanan KA-KA tersebut karena imbas banjir di wilayah Brebes," Supriyanto menuturkan.


(CSR.id)

Berita Terkait
Please login for commentKomentar
DongkrakXenia
lebih baik terlambat dari pada harus mengambil resiko dengan tetap melewati jalur yang banjir karena takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan jika tetap memaksa melewati jalur yg digenangi air banjir.
Jaebum
PT KAI harus memikirkan alternatif lain biar kejadian seperti ni tidak terulang lagi
StelKendo
Tidak masalah kalau jadwal pemberangkatan kereta di tunda terlebih dahulu supaya banjir benar benar surut dan aman baru kembali beroperasi.
sumaryani
mau di bilang apa wong kebanjiran pasti banyak jadwal yang terlambat
Iyan
lebih baik terlambat dari pada harus mengambil resiko dengan tetap melewati jalur yang banjir karena takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan jika tetap memaksa melewati jalur yang digenangi air banjir.