Jelang Imlek, Pengamanan Tempat Ibadah Diperketat

Rabu, 14 Februari 2018 13:28


(ist)

108Jakarta.com - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan akan ada peningkatan pengamanan menjelang perayaan tahun baru Imlek. Terutama setelah belakangan ini terjadi sejumlah aksi penyerangan dan teror terhadap tokoh agama dan tempat ibadah.


"Pengamanan ini untuk mengantisipasi aksi-aksi serangan di tempat ibadah terjadi saat Imlek," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Selasa, 13 Februari 2018.


Aksi penyerangan terjadi sejak akhir Januari lalu terhadap tokoh agama dan tempat ibadah. Misalnya penyerangan terhadap pemimpin Pondok Pesantren Al Hidayah, Umar Basri, di Cicalengka Bandung dan Komandan Brigade Persatuan Islam di Bandung, Prawoto yang dianiaya oleh orang yang diduga depresi.


Di Tangerang pun sempat terjadi persekusi terhadap biksu Mulyanto Nur Halim beserta pengikutnya. Peristiwa terakhir terjadi pada Ahad lalu, yaitu penyerangan di Gereja St Lidwina Sleman, Yogyakarta yang melukai empat orang.


Setyo mengatakan aksi tersebut masih dalam penelusuran kepolisian. "Apakah ada keterkaitan antara satu penyerangan dengan yang lain," ujarnya.


Menurut Setyo, pengamanan Imlek akan difokuskan di klenteng-klenteng serta tempat perayaan tahun baru Imlek. "Di Jakarta tempat-tempat perayaan tahun baru Imlek dan klenteng-klenteng," kata dia.


Menurut dia, pengamanan tahun baru Imlek ini bukan hanya di daerah Jawa saja yang belakangan marak kejadian penyerangan, tapi juga di seluruh Indonesia. Setyo meminta masyarakat tetap tenang dan tidak gaduh dengan maraknya aksi penyerangan di tempat ibadah.


(CSR.id)

Berita Terkait
Lukisan Mural Bertema Forest di Prime Park Pekanbaru Hotel
Angkasa Pura II Layani 1,9 Juta Penumpang Selama Imlek 2018
Dua Pekan Terhenti, Kereta Api Pangrango Kembali Beroperasi
Liburan Imlek, 1,9 Juta Penumpang Berlibur Lewat Bandara 
Presiden Jokowi Lantik 17 Duta Besar, dari Todung Mulya Lubis Hingga Muliaman Hadad

Please login for commentKomentar
pakaihatidong
Bagus dong.. berarti untuk keamanan berlangsungnya ibadah akan terasa nyaman dan lancar.
Anjar
Harus diperketat penjagaan nya, karena ini adalah hari raya untuk yang beragama budha, dan untuk penjagaan nya jangan hanya pas hari raya saja, tapi bisa untuk setiap harinya, agar aman terkendali situasinya.
novel
Entah sampai kapan situasi seperti ini akan berakhir...beda dengan zaman2 terdahulu saat orang2 merayakan hari raya nya dengan rasa gembira tampa rasa was2
CaffeLatte
aneh yah kayanya kalau pengamanan saat hari besar umat lain selain islam itu diperketat sekali. rasarasanya wahhhh banget gitu
sumaryani
harus itu agar para penganggu kemanan tidak berbuat onar jadi di perketat penjagaannya
ice
Ada polisi saya malahan merasa ngeri deh jadinya , iih serem bgt
Dzulfikar
indonesia krisis toleransi nih, kenapa di setiap hari besar umat ber agama selalu ada hal2 yg ga di inginkan