Ridwan Kamil Ajak Semua Pihak Lakukan Kampanye Positif

Rabu, 14 Februari 2018 16:18


(ist)

108Jakarta.com - Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak semua pihak untuk berkampanye secara positif. Kampanye dengan mengikuti aturan yang ditetapkan KPU dan Bawaslu menjadi bagian menciptakan Pilkada yang bermartabat.


Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil ingin menjadikan Pilkada ini sebagaI ajang adu gagasan, adu program. Sehingga  Pilkada  Jabar menjadi Pilkada paling aman dan paling kondusif yang bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Untuk mencapai kemenangan tersebut, ia menegaskan tidak pernah sedikit pun meminta timnya  untuk membuat kampanye hitam.


“Relawan kami ada kode etik, untuk memastikan bahwa kami hanya fokus untuk mengeluarkan konten positif,” kata pria yang akrab disapa Emil saat menerima kunjungan  Ketua KPU Jabar, Ketua Bawaslu Jabar, Kapolda Jabar, dan Pangdam III/ Siliwangi  di rumah pemenangan Rindu, Jalan Cipaganti 91, Bandung, Rabu (14/2).


Emil pun meminta aparat kepolisian mewaspadai munculnya kampanye hitam pada Pilkada 2018.  Menurut dia Kampanye hitam ini tidak hanya dilakukan di medsos, tapi kini sudah bergeser di aplikasi pesan WhattsApp (WA) . “Saya berharap cyber tim kepolisian dapat mendeteksi hal ini untuk mencegah terjadinya suasana tidak kondusif di  Pilkada Jabar. Siapapun yang menang, Pilkada keren, damai, kondusif dan kreatif,” ucapnya.


Emil menuturkan mengutip hasil penelitian, pada 2045 mendatang, Indonesia diprediksi  menjadi negara ketiga terhebat. Untuk mencapainya ada tiga syarat. Yakni pertumbuhan ekonominya jangan kurang dari 5 persen, memiliki bonus demografi, tapi anak-anak muda harus kompetitif sehingga peralihan kepemimpinan tidak ada krisis.


“Saya berada dalam perspektif itu. Saya ingin buktikan ke dunia bahwa Pilkada Jabar harus jadi contoh, dimana kampanyenya kreatif, dan pemenangnya menang dengan cara bermartabat,” ujarnya.


Sementara itu, Kapolda Irjen Pol. Agung Budi Maryoto mengatakan,  kepolisian dan TNI akan berada pada  posisinya, yakni mengamankan pesta rakyat  di Jabar. “Mabes Polri juga sudah membentuk tim satgas dan deteksi melalui cyber untuk mewaspadai dan mencegah tindakan anarkis dan radikalisme,” kata dia.


(CSR.id)

Berita Terkait
Indonesia dan Brasil Sepakat Bebas Visa
Pameran Industri Mesin dan Elektronik IIME 2018 Siap Digelar

Please login for commentKomentar
Jaebum
Yang benar itu memang melakukan kampanye positif tetapi kenyataanya banyak yang melakukan kampanye negatif untuk menjatuhkan lawan
Juragan
setuju banget... agar semua pihak berpikiran positip jangan ada yang negativ
Mas
ini baru pemimpin yang baik, kampanye positif lebih dibutuhkan ketimbang berkoar dengan berita miring atau hoax. bikin rakyat percaya dengan kebenaran lebih baik ketimbang ngejanjiin kepalsuan dan juga menceritakan cerita bualan.
ticia
kalo pikiran positif maka kita bisa lebih berfikir jernih dan juga tertib
Haries
Benar sekali, hilangkan kampanye sara dan menyebarkan Hoax, karena itu sangat tidak baik, kampanye di DKI lebih baik di jadikan pembelajaran
StelKendo
Memang betul, sangatlah penting berkampanye posistif dan terbuka ngga usah janji janji manis saja.
pakaihatidong
Bagus dong.. dengan demikian maka untuk jalannya pemilihan akan berdampak baik selanjutnya.
Anjar
Harus dijaga dan di perketat untuk masalah pilkada karena masih banyak yang berbuat curang dalam masalah pilkada. Harus transparan kalau begini.
SAVAGE
Memang kalo pemimpin daerah harus bisa memberi contoh yang positif bagi warganya
novel
Semua juga berharap bgitu kang...karna kalo kampanye negatif/hitam tentu yg jd korban rakyat2 nya juga
12