Filipina Tutup Sementara Destinasi Wisata Boracay, Ada Apa Ya?

Rabu, 11 April 2018 15:23


(ist)

108Jakarta.com - Pemerintah Filipina mengumumkan bahwa pulau Boracay yang menjadi destinasi populer di Filipina akan ditutup selama enam bulan ke depan. Ditutupnya pulau yang terkenal dengan pasir putihnya ini dikarenakan pemerintah khawatir bahwa pulau tersebut yang dulunya indah saat ini menjadi seperti pembuangan limbah.


Presiden Filipina, Rodrigo Duterte memerintahkan penutupan dimulai pada 26 April mendatang. Keputusan itu menimbulkan pertanyaan tentang mata pencaharian ribuan orang yang dipekerjakan sebagai bagian dari perdagangan turis yang ramai yang melayani sekitar dua juta tamu di pulau itu setiap tahun.


Pulau Boracay memiliki sekitar 500 bisnis yang berkaitan dengan pariwisata, yang memiliki pendapatan tahunan gabungan sebesar 56 miliar peso ($ 1,07 miliar) tahun lalu. Namun pada bulan Februari Duterte mengecam hotel, restoran, dan bisnis lainnya di pulau-pulau kecil, menuduh mereka membuang limbah langsung ke laut dan mengubahnya menjadi kolam penampungan kotoran.


Para pejabat memperingatkan bahwa sistem drainase di pulau itu digunakan untuk mengirim limbah yang tidak diolah ke perairan pirus di sekitarnya. Kementerian lingkungan hidup mengatakan 195 bisnis, bersama dengan lebih dari 4.000 pelanggan perumahan, tidak terhubung ke saluran pembuangan.


Pada bulan Februari pemerintah mengatakan total 300 bisnis menghadapi "evaluasi" untuk sanitasi atau pelanggaran lain di pulau 1.000 hektar, dimana telah diberikan peringatan resmi karena melanggar peraturan lingkungan.


Sementara menurut Wakil Menteri Lingkungan Jonas Leones bulan lalu mengatakan kepada AFP bahwa penutupan akan melibatkan penerbangan dan feri menangguhkan layanan Boracay mereka dan membuat pantai terlarang, dan menempatkan polisi di sana "jika perlu",


"Tinju besi diperlukan untuk mengembalikannya ke kondisi sebelumnya. Ini akan menjadi sementara," kata Leones.


The Boracay Foundation Inc., sebuah asosiasi industri bisnis di pulau itu, telah meminta pemerintah untuk menutup hanya mereka yang melanggar undang-undang lingkungan.


"Tidak adil bagi perusahaan yang patuh untuk terpengaruh oleh penutupan," Direktur Eksekutif Pia Miraflores mengatakan kepada AFP.


Miraflores mengatakan bahwa bahkan sebelum larangan itu diumumkan, bayangannya telah memukul beberapa bisnis yang keras di Boracay.


"Para pemandu wisata telah mengeluh bahwa mereka tidak memiliki lebih banyak tamu. Sudah ada efek besar," katanya, menambahkan dermaga dan dermaga "kurang ramai" daripada sebelumnya.


Beberapa pasangan yang menjadwalkan pernikahan mereka di pulau itu hingga satu atau dua tahun sebelumnya telah membatalkan reservasi mereka bahkan sebelum larangan itu diumumkan, katanya, dengan agen tur juga dikepung dengan panggilan klien pada apakah akan melanjutkan perjalanan yang direncanakan mereka.


Dengan lebih dari 500 hotel, Boracay mempekerjakan 17 ribu orang, selain dari 11 ribu pekerja konstruksi yang mengerjakan proyek-proyek baru.


(CSR.id)

Berita Terkait
Please login for commentKomentar
sumaryani
mungkin limbahnya harus di bersihkan dulu agar para wisatawan juga enak melihatnya
Iyan
ini adalah hal yang tepay yang dilakukan pihak pengelola setempat karena jika sedang memilki suatu kendala disebuah destinasi wisata maka sebaiknya pihak pemerintah yang mengelola tempat tersebut harus dengan sangat terpaksa menutup tempat itu agar diselesaikan dulu permasalahan yang terjadi disana.
ice
mungkin ini yg harus di lakukan indonesia saat kmrn raja ampat kena limbah yah, jd proses membersihkan limbah bisa maksimal kan
Dangdut
Selamat datang di www.Dangdutqq.com situs website Terpercaya dan Situs Judi Terbesar di Indonesia , yang Mencakup Semua Jenis Judi Online. Seperti : - Poker - Domino Qiu Qiu - Sakong - Capsa Susun - Bandar Poker - BandarQ - Adu QQ Min Deposit Rp 10.000,- Min Withdraw Rp 25.000, Withdraw tanpa batas di setiap hari www.Dangdutqq.com sangat fair dan aman, dan di jamin Player vs Player secara langsung Transaksi dengan 6 Jenis Bank Komersial, yaitu : BCA, Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga & Danamon Untuk pendaftaran bisa melalui link berikut : https://goo.gl/Amtoud Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi customer kami 24 Jam nonstop : - Livechat - BBM : D8CAE752 - Wechat : dangdutqq - Line : dangdutqq - Whatsapp : +85569967665 - Instagram : Dangdutratu - Twitter : dangdutqq - Facebook : @dangdutqiuqiu
Samuel
kalau alasannya keamanan mending ditutup saja daripada beresiko buat orang ga nyaman
Bayu
Wah sangat disayangkan pemerintah Filipina tutup sementara boracay. Kasihan traveler yg sudah memasukan boracay ke daftar list traveling
12